YDSF Mendukung Lahirnya Pempimpin Masa Depan
Jika anda pernah berkunjung ke Surabaya, semoga anda tidak terlewat untuk berkenalan dengan sebuah lembaga sosial yang telah berdiri sejak tahun 1987. Atau barangkali anda justru sudah pernah menjadi bagian donatur lembaga sosial ini bersama sekitar 82 ribu donatur aktif lain atau hampir 180 ribu donatur yang pernah mempercayakan hartanya kepada lembaga ini. Bertempat di Jalan Kertajaya VII C No.17, Surabaya, lembaga sosial ini bernama Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF). YDSF yang dikukuhkan menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional oleh Menteri Agama Republik Indonesia dengan SK No.523 tanggal 10 Desember 2001 menjadi entitas yang menaruh perhatian mendalam pada kemanusiaan yang universal.
YDSF adalah salah satu mitra strategis PPSDMS. Kerjasama PPSDMS dan YDSF berlangsung sejak pertama kali PPSDMS Regional IV Surabaya berdiri tahun 2004. Saat itu Regional IV Surabaya merekrut sebanyak 20 orang mahasiswa terbaik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT) yang sekarang sudah menjadi Alumni PPSDMS. Hari ini, Regional IV Surabaya sudah menambah alokasi beasiswanya menjadi 20 orang mahasiswa terbaik dari ITS dan 10 orang mahasiswa terbaik dari Universitas Airlangga (UNAIR).
Saat ini YDSF telah memiliki cabang di 25 Propinsi dan berhasil menghimpun dana tidak kurang dari 89 miliar rupiah yang berasal dari donatur perorangan, instansi pemerintah dan swasta dan sebagian kecil dana dari luar negri. Untuk memudahkan dalam distribusi dana, sejak 2006 YDSF membentuk 3 (tiga) direktorat dibawahnya yaitu Konsorsium Pendidikan Islam (KPI), Pusat Dakwah (PUSDA), dan Pusat Layanan Sosial Masyarakat (PLASMA). Dengan pembentukan ketiga direktorat tersebut, diharapkan kinerja YDSF dalam menyalurkan dana umat dapat berjalan dengan baik, amanah dan profesional.
Hingga hari ini sudah banyak pihak yang merasakan manfaat dari YDSF. Beberapa diantaranya seperti puluhan ribuan SD,SMP, SMA penerima paket Beasiswa Pena Bangsa, ratusan masjid (untuk bantuan fisik), ribuan guru sekolah Islam, ratusan madrasah, panti asuhan, ribuan korban bencana alam di berbagai tempat di nusantara dan lain sebagainya.
Dalam pendayagunaan dana yang berhasil dihimpunnya, YDSF memiliki 5 bidang yaitu dakwah, masjid, pendidikan, yatim dan kemanusiaan. Menurut Direktur Pusat Dakwah (Pusda) YDSF, Syaiful Arifin, “PPSDMS adalah program yang memadukan dua bidang sekaligus yaitu pendidikan dan dakwah. PPSDMS mencetak calon-calon pemimpin muslim di masa depan yang berpenddikan tinggi, profesional dan sekaligus da’i. Hingga saat ini pemimpin model seperti itu masih langka”.
Kerjasama YDSF dan PPSDMS hingga hari ini terus berjalan. Laporan yang lengkap dan transparan dari PPSDMS kepada YDSF membuahkan kepercayaan sehingga kerjasama ini terus terjalin. Dikemudian hari kebutuhan untuk komunikasi yang lebih intens serta kerjasama dalam kegiatan-kegiatan PUSDA dan YDSF akan direalisasikan. Semuanya dalam rangka mewujudkan pemimpin masa depan yang lebih baik dari hari ini. Amin [ad].




Assalamu’alaikum,
Alhamdulillah,ternyata ada YDSF.Saya ,Insya Alloh salah seorang balon Bupati Garut pada pilkada oktober 2008 yang didorong oleh rekan ,masyarakat dan keluarga.Kalau ada peluang memperoleh bantuan ,bagaimana caranya /syaratnya.Terima kasih.
Wassalam,Tenni S Rifai,Garut
saya ingin sekali kembali melanjutkan study melalui beasiswa dari YDAF. mohon informasi dan keterangan. terima kasih