Beasiswa & Pembinaan Mahasiswa Berprestasi dari Berbagai Daerah di Indonesia

Menjaring Calon Pemimpin Masa Depan

Kantor pusat tata usaha Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta ramai pada akhir pekan, 31 Mei-1 Juni, lalu. Tak hanya mahasiswa belajar santai atau menguji robot percobaan di lantai bawah gedung mirip pendopo itu. Tapi, ada puluhan aktivis antri mengikuti seleksi penerima beasiswa PPSDMS Angkatan IV. “Antusiasme mahasiswa sangat besar mengikuti seleksi ini, tapi beasiswa yang tersedia amat terbatas,” ungkap Dr. M. Waziz Wildan, MSc. selaku Pembina Regional 3 Yogya. Dari 149 mahasiswa yang terdaftar secara online, terjaring 64 orang pada tahap ketiga.

 

Mereka telah melalui seleksi administrasi, tes potensi akademik, dan spiritual capital assesment. Pada tahap ketiga dilakukan tes presentasi, wawancara, dan cek kesehatan serta kebugaran jasmani. Doktor Waziz dibantu tim penguji lokal: Rhino, Sigit, dan Reza. Sementara tim penguji dari pusat: Arief Munandar, Bachtiar Firdaus, Muhammad Ihsan, dan Sapto Waluyo. Dalam tes presentasi, setiap peserta ditugaskan menyampaikan opininya seputar isu aktual (dampak kenaikan harga BBM, penjualan aset negara kepada pihak asing, dll) atau isu strategis (peran kepemimpinan di Dunia Muslim, revitalisasi kebijakan luar negeri RI, dll). Sementara itu, tes kesehatan dilakukan tim dokter khusus, dan tes kebubagaran jasmani meliputi sikap baris-berbaris, push-up dan sit-up, serta lari cepat.

 

Seleksi serupa dilakukan Regional 4 Surabaya di gedung pertemuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada 24-25 Mei. Dokter Arief Basuki selaku Pembina Regional 4 memimpin tim penguji lokal, dibantu Dani Setiawan, Effendi dan Nurcholis. “Ada 161 peserta yang terdaftar, dan berdasarkan penilaian dari Pusat serta Regional ditetapkan 63 orang mengikuti seleksi kali ini,” ujar Dokter Arief. Ia menugaskan dua orang dokter dari Bulan Sabit Merah Indonesia membantu tes kesehatan.

 

Regional 5 Bogor mendapat giliran selanjutnya pada 7-8 Juni. Seleksi dilakukan di Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Manajer asrama, Fachriadi Tanjung, terjun langsung sebagai penguji dibantu Ihsan Purwadi dan tim teknis peserta Regional 5. Karena tim penguji lokal terbatas, maka Pengurus Pusat menugaskan Adi Wahyu Adji dan Moc. Faisal turun gunung. Dari 116 peserta yang mendaftar, hanya 64 orang yang mengikuti seleksi tahap ketiga.

 

Regional 1 Jakarta melakukan seleksi, 14-15 Juni, di gedung pusat PPSDMS. “Presentasi dan wawancara akan mengungkap banyak hal tersembunyi dari potensi peserta. Apa yang tidak terdeteksi dari seleksi administratif dan tes tertulis,” jelas Arief Munandar, Ketua Tim Seleksi yang kini menjabat Manajer Program PPSDMS. Dari 176 pendaftar mahasiswa Universitas Indonesia, terjaring 70 orang yang berhak mengikuti seleksi. Regional 2 Bandung mendapat giliran terakhir, 21-22 Juni. Ada 138 mahasiswa ITB dan Unpad yang mendaftar, dan masih digodok berapa yang ikut seleksi. Seleksi ketat memberi hikmah tersendiri. Betapa, menjadi pemimpin masa depan memang bukan perkara mudah. [spt]

Temu Alumni PPSDMS Arifin Panigoro: Menuju Era Golden Asia

One Response to “Menjaring Calon Pemimpin Masa Depan”

Comment by Agus
2008-08-17 13:04:39

Selamat siang…
saya ingin menanyakan, bagaimana caranya mendaftar untuk ikut program beasiswa ini? saya kuliah di Unpad. saya ingin sekali mengikuti program beasiswa ini.
trimakasih atas informasinya..

 
Name
E-mail
Website
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

PPSDMS Didukung Sepenuhnya Oleh:


tertarik untuk berperanserta?