Ketika BLPP Berbicara
BLPP (Buku Laporan Perkembangan Peserta) PPSDMS sudah berjalan selama lima bulan sejak Agustus 2008 lalu. Seluruh peserta PPSDMS angkatan IV yang tersebar di 5 Regional telah menorehkan capaian prestasi harian, pekanan dan bulanannya dalam buku putih yang sederhana tersebut. Kami di PPSDMS Pusat pun sudah mengolah dan senantiasa mengoptimalkannya sebagai alat evaluasi dan penyempurnaan program-program PPSDMS.
Tercatat sudah ada 25 orang peserta terbaik dari masing-masing regional sejak Agustus 2008 sampai Desember 2008 denga predikat “Regional Young Leaders of The Month.” Di antara mereka, 5 orang kemudian ditakdirkan menjadi yang terbaik di PPSDMS dengan predikat “National Young Leader of The Month.” Tentu terpilihnya para juara itu bukan melalui kocok nama ala arisan rumahan. Ada proses penilaian yang tidak sederhana dan dicoba dibuat seobjektif mungkin. Semuanya semata-mata demi mendapatkan yang terbaik di antara yang terbaik, best of the best. BLPP-lah yang akhirnya berbicara tentang itu semua.
Bulan Agustus 2008 BLPP pertama kali diterapkan terpilih Mansyur Ridho dari Regional 1 Jakarta sebagai peserta terbaik. Dengan skor 7.210, Mansyur yang juga Mahasiswa FISIP UI Departemen Sosiologi 2006 menjadi peserta PPSDMS pertama dalam sejarah PPSDMS yang meraih gelar “National Young Leader of The Month.” Aktifitasnya sebagai Kepala Departemen Keilmuan BEM FISIP UI, Staf Ahli Penulisan dan Penelitian Al Ummah Research Center (Lembaga Kajian Mahasiswa FISIP UI) dan Ketua Ikatan Mahasiswa UI asal Jombang cukup mendongkrak nilainya hingga mengalahkan yang lain pada bulan tersebut.
Beranjak ke September 2008, titel “National Young Leader of The Month” terbang ke Kota Pelajar, tempat Regional 3 Yogyakarta bermarkas. Setelah sebelumnya “hanya” menjadi yang terbaik di Regionalnya, Arya Budi, peserta PPSDMS Regional 3 Yogyakarta, merebut gelar ini dari Jakarta. Mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIPOL UGM angkatan 2007 ini tidak dengan mudah menjadi yang terbaik di PPSDMS saat itu. Perjuangannya membuat tulisan hingga dimuat di 2 koran nasional (Seputar Indonesia dan Kompas) adalah salah satu senjata utamanya. Skor akhirnya tercatat sebesar 11.650, jauh meninggalkan rekan-rekannya yang lain di PPSDMS.
Masuk di bulan ketiga, Oktober 2008, kompetisi menjadi yang terbaik di regional dan juga di PPSDMS semakin menghangat. Regional lain yang belum meraih “National Young Leader of The Month” tak mau tinggal diam. Predikat istimewa itupun terbang kembali dari Yogyakarta ke Bandung. Ryan Alfian Noor, Peserta PPSDMS Regional 2 Bandung yang juga Mahasiswa Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan. Departemen Teknik Perminyakan ITB keluar sebagai pemenangnya. Bulan itu ia mendapat penghargaan Dean List dari Fakultasnya. Aktifitasnya di GAMAIS ITB, PATRA ITB dan beberapa organisasi luar kampus lainnya serta pencapaian ibadah harian yang tinggi, cukup menjelaskan kenapa akhirnya dia yang terpilih menjadi yang terbaik bulan Oktober 2008. Skor akhirnya 8.650.
Di bulan Nopember 2008, bulan keempat pembinaan di PPSDMS, pertarungan menjadi yang terbaik kian sengit. Selisih nilai makin merapat. Hingga menit-menit akhir, setelah melakukan beberapa kali validasi, predikat “National Young Leader of The Month” kembali dipertahankan oleh Regional 2 Bandung. Sang juaranya adalah Jalal Umaruddin, , Mahasiswa FTTM ITB Departemen Teknik Perminyakan. Selisih nilai dengan peringkat terdekat di bawahnya, Tri Nur Romadhon dari Regional 4 Surabaya hanya 20 point. Kedua-duanya sama-sama aktif di beberapa organisasi dan kepanitiaan. Jalal unggul dalam partisipasinya di kegiatan Pekanan PPSDMS. Skor akhir 12.495 menjadi penentu kemenangannya atas yang lain di bulan tersebut.
Di bulan terakhir tahun 2008, bulan Desember, para peserta terus berlari semakin kencang, kejar-mengejar menjadi yang terbaik di regional dan lintas regional. Format BLPP pun terus disempurnakan. Salah satunya memasukkan penilaian aktifitas entrepeneurship yang ternyata juga banyak dilakukan oleh para peserta. Juara baru dari regional yang paling timur pun muncul. Saiful Khaliq Syafiuddin, peserta PPSDMS Regional 4 Surabaya, meraih kemenangan dengan skor telak 13.270. Selisih nilainya mencapai 1.735 dengan peringkat kedua, yaitu Faiz Husnayain (Regional 1 Jakarta). Syaiful ternyata memiliki bakat entrepeneurship yang tinggi. Keahlianya dalam mendesain web menjadi ladang profit tersendiri buatnya, di samping kejeliannya mengolah=peluang di bidang desain grafis dan percetakan. Bisnis tersebut digarapnya tentu tanpa melupakan aktifitas organisasi, seperti di FSLDK (Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus), SKI FISIP UNAIR, dan lain-lain.
Inilah kisah yang terurai dari BLPP. Juara demi juara bermunculan. Kompetisi pun terus dibuka hingga periode pembinaan angakatan IV berakhir 19 bulan yang akan datang. Apresiasi menjadi yang terbaik di regional dan di PPSDMS belum seberapa jika dibandingkan dengan mimpi besar PPSDMS untuk memenuhi harapan bangsa akan lahirnya pemimpin masa depan yang diharapkan. Namun, benih-benih itu mulai terlihat bertunas. Kami pun di PPSDMS akan senantiasa merawat dan menumbuhkannya dengan baik. Do’a dan dukungan semoga terus mengalir agar mimpi ini menjadi nyata dalam kurun yang tak lagi terlalu lama. Amin. [awa/am]
|
REGIONAL |
Agustus 2008 |
September 2008 |
Oktober 2008 |
Nopember 2008 |
Desember 2008 |
|
1 – Jakarta |
MANSYUR RIDHO |
FAIZ HUSNAYAIN |
GIRI SUSENO |
M. SYAIFUDDIN ZUHRI |
FAIZ HUSNAYAIN |
|
2 – Bandung |
M. IHSAN AKHIRULSYAH |
RACHMADANI F |
RYAN ALFIAN NOOR |
JALAL UMARUDDIN |
RYAN ALFIAN NOOR |
|
3 – Yogyakarta |
ARYA BUDI |
ARYA BUDI |
ARYA BUDI |
ADI SUHARYANTO |
HASAN |
|
4 – Surabaya |
WILDAN BAGUS ADITYA |
UGAN GANDAIKA |
TRI NUR ROMADHON |
TRI NUR ROMADHON |
SAIFUL KHAILIQ SAFIUDDIN |
|
5 – Bogor |
RANDI SWANDARU |
TITO TEGAR |
AZRUL SULAIMAN KP |
AZRUL SULAIMAN KP |
ASTO HADIYOSO |

























