Beasiswa & Pembinaan Mahasiswa Berprestasi dari Berbagai Daerah di Indonesia

Kepemimpinan Kaum Muda

Dalam acara talk show di layar kaca terjadi perdebatan antar generasi. Seorang tokoh muda menuntut saatnya untuk memimpin, karena kaum tua dinilai gagal dan seharusnya legowo untuk mundur. Sang tokoh senior menyebut sikap itu tidak demokratis karena setiap orang berhak untuk memimpin sesuai kepercayaan masyarakat. Disamping itu, ia meragukan kemampuan kaum muda yang miskin pengalaman dan masih labil jiwanya, sehingga beresiko besar apabila diserahkan tampuk kepemimpinan.

Itu contoh kecil betapa proses alih generasi dan estafeta kepemimpinan tidak berjalan mulus. Setiap generasi memiliki persepsi sendiri dan membangun jurang yang tak terjembatani. Klaim sepihak dilontarkan tanpa mempertimbangkan kapasitas, integritas dan akseptabilitasnya di mata publik. Kapasitas artinya kemampuan untuk menjalankan semua tugas dengan segala persyaratan yang berat. Integritas adalah kualitas moral yang akan mencegah seseorang dari segala bentuk penyimpangan. Dan, akseptabilitas bermakna kepercayaan yang diberikan publik dari berbagai macam latar belakang.

Jika dipandang dari esensi kepemimpinan itu, maka persoalannya bukan terletak pada umur: tua atau muda. Seorang tokoh tua mungkin telah banyak pengalaman dan teruji dalam praktek, tapi integritasnya boleh jadi telah luntur dan akibatnya masyarakat hilang kepercayaan. Rekam jejak yang panjang dalam berbagai posisi dan jabatan tidak berbuah credit point, tapi merupakan diskredit dan defisit kepercayaan. Jika seorang tokoh senior macam itu memaksakan diri untuk berkuasa, maka ia mengkhianati esensi kepemimpinan.

Sebaliknya, seorang tokoh muda wajar saja bila miskin pengalaman dan kapasitasnya diragukan. Namun, masyarakat bisa melihat integritas tokoh muda yang tinggi dalam beberapa amanat yang pernah dijalankannya. Dari situ terbangun kepercayaan baru, dan harapan bahwa perubahan bisa dilakukan, jika saja tokoh muda itu diberi kesempatan lebih luas untuk memimpin. Maka, tokoh muda bisa mengalami surplus kepercayaan di tengah keterbatasan dirinya.

Fakta yang terjadi bisa berbeda. Ada tokoh senior yang kapasitas dan integritasnya mumpuni, karena itu kepercayaan masyarakat terus tinggi. Tokoh macam ini sulit tergantikan. Hanya kearifan dan kebesaran jiwanya yang membuat alih generasi mungkin terjadi. Itulah yang dilakukan Rasulullah Saw, ketika di masa akhir hidupnya, mengangkat Usamah bin Zaid sebagai komandan pasukan untuk menghadapi tentara Romawi. Sementara dalam barisan Usamah terdapat para sahabat senior. Kemampuan Usamah teruji betul di lapangan, bukan hanya mengandalkan kemasyhuran ayahnya, Zaid bin Haritsah.

Fakta lain yang menyedihkan juga tak mustahil terjadi. Ada tokoh muda yang mendapat kepercayaan publik, tapi sayangnya enggan belajar untuk meningkatkan kapasitas dan menjaga integritasnya. Akibatnya, masa uji kepemimpinannya jadi sia-sia. Masyarakat menyaksikan inkompetensi dan under capacity, disamping pelarutan sikap dan nilai. Pada titik ini, frustasi publik akan meledak, karena tokoh muda yang dipercaya akan melakukan perubahan telah mengkandaskan harapan yang tersisa.

Di PPSDMS kami menyadari harapan yang begitu tinggi demi lahirnya generasi kepemimpinan baru. Karena itu, kami berupaya sekuat tenaga untuk meningkatkan kapasitas dan menjaga integritas, seraya memupuk kepercayaan publik. Terima kasih atas dukungan semua pihak untuk mewujudkan harapan yang luhur ini.***

Jakarta, Februari 2008

Salam Redaksi

Menjadi SDM Terpilih Mengangkat Harkat Petani Organik

One Response to “Kepemimpinan Kaum Muda”

2008-05-22 19:56:06

tidak ada seorangpun yang sempurna. maka semua butuh pembelajaran menuju kesempurnaan, dalam hal ini sesuatu yang lebih baik. karena itu yang muda jelas butuh kesempatan untuk berkembang…
akan sangat bersyukur saya bila kesempatan itu datang pada saya..

saya yuakin PPSDMS ini dapat memberi kwesempatan berkembang menjadi seorang pemimpin nantinya.

 
Name
E-mail
Website
Your Comment (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

PPSDMS Didukung Sepenuhnya Oleh:


tertarik untuk berperanserta?