Print This Post

Galih Nugroho: Bercita-cita Menjadi Ahli Pangan dan Profesional Food Industry

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN;} p.MsoNoSpacing, li.MsoNoSpacing, div.MsoNoSpacing {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Galih Nugroho dilahirkan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1987. Saat ini Galih sedang belajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian

Bogor semester 8. Sejak tingkat pertama di IPB, Galih telah mengikuti banyak kegiatan ekstrakurikuler. Galih mengikuti organisasi IAAS (International Association of Student in Agricultural and Related Sciences) sebagai staf di departemen Science and Technology.

Kemudian, setelah 2 tahun, ia dipercaya sebagai Vice National Director of Partnership dan menjadi salah satu dari tujuh delegasi IAAS Indonesia pada world congress di Germany-Switzerland

untuk mempresentasikan makalah “An Examination of Antioxidant Capacity of Polar Extract, Nonpolar Protein and Nonprotein Fraction of Hyacinth Bean (Lablab purpureus (L.) Sweet) Seeds”.

Galih juga bergabung dengan himpunan keprofesian di bidang ilmu dan teknologi pangan (Himitepa) di

tingkat departemen.

Pada tahun pertama bergabung, Galih telah dipercaya menjadi wakil ketua, dan pada tahun berikutnya ia terpilih menjadi ketua himpunan keprofesian tersebut. Di Himitepa, Galih bertanggungjawab

terhadap berbagai kegiatan. Beberapa diantaranya ialah Training HACCP dan ISO2200, training sistem manajemen halal bagi industri pangan, serta penyuluhan keamanan pangan untuk siswa sekolah dasar dan pedagang makanan/minuman. Selain aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan, Galih juga aktif di berbagai kegiatan dan kompetisi ilmiah. Diantaranya, Galih pernah mendapatkan juara 1 tingkat nasional di ajang Student Project Proposal Meat Livestock Australia pada tahun 2007,

juara 3 tingkat nasional di ajang National Scientific Paper Competition in Agriculture pada tahun 2008 dengan judul “The Importance of Alternative Food Product Based on Sorghum to Face Global

Warming Effects in Indonesia”, dan terpilih dua kali pada tahun 2006 dan 2008 sebagai penyaji tingkat nasional di ajang pekan ilmiah mahasiswa (Pimnas) yang diadakan oleh Departemen Pendidikan Nasional dengan judul “An Application of Edible Film as Biodegradable Package in Instant Seasoning for Noodle” dan “High Protein Bread as Functional Food from Tofu Waste”.

Galih juga mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan makalah mengenai “Role of Students in

Sustaining Food Safety in Campus: a Case Study in “Food Sellers Mentoring” Program in Bogor, Indonesia” pada International Conference: Investing in Food Quality Safety and Nutrition – Jakarta-Indonesia, 5th Asian Conference on Food and Nutrition Safety di Cebu, Philippines, dan International

Agricultural Student Symposium di Universiti Putra Malaysia, Malaysia. Pada bulan juni 2009 tanggal 3-13, ia beserta timnya akan mewakili IPB dan indonesia ke California – USA untuk

mempresentasikan hasil karyanya berupa instant corn noodle dalam kompetisi teknologi pangan internasional yang diadakan oleh Institute of Food Technologists. Selain itu, ia terpilih sebagai juara 1 Mahasiswa Berprestasi (Mapres) tingkat Institut Pertanian Bogor.

Galih bercita-cita menjadi profesional di food industry (privat sector) sekaligus membangun pabrik pangan fungsional. Selain itu ia juga bercita-cita untuk melanjutkan kuliah sampai Doktor, sehingga juga bisa menjadi konsultan bagi industri pangan dan dosen tamu bidang pangan di berbagai universitas.

Soal politik pangan di Indonesia, ia menilai pemerintah telah berusaha sebaik mungkin untuk mengatasi berbagai permasalahan pangan di indonesia, mulai dari bencana kelaparan, gizi buruk, keracunan pangan, mislabeling, pangan kadaluarsa, dsb. Menurutnya sulit memang mengatur dan memenuhi semua kebutuhan lebih dari 230 juta orang Indonesia, ditambah dengan struktur lebih dari 80% industri pangan di indonesia ialah perusahaan menengah, kecil, dan mikro. “Untuk membenahi itu semua perlu keterkaitan dan kerjasama dari berbagai pihak,” usul Galih.

(mi)

[Galih Nugroho, Alumni PPSDMS Regional 5 Bogor, Angkatan ke-3,Mapres IPB 2009]

sapto

My name's Sapto. Born in Jakarta, grew up in Surabaya, and proud to be an Indonesian Muslim. I'm a journalist and always be a journalist till my last day. My education background, major in international relations and minor in strategic studies, but concerning in anti-corruption movement, counter-terrorism policy/strategy and contemporary Islam.

sapto has written 200 posts
Website: http://

Leave a Reply




Video PPSDMS

Perpustakaan Keliling PPSDMSMilad 5 PPSDMS 2002-2007

Testimonial

Jihad Melawan Mafia Hukum
Jihad Melawan Mafia Hukum
Oce Madril Penegakan hukum di tahun lalu mencerminkan bahwa hukum laksana sebuah mata pisau ketidakadilan. Tajam ke bawah tumpul ke atas. Tajam ke arah maryarakat miskin, sebaliknya tumpul di hadapan kekuasaan dan pemilik akses ekonomi dan politik. S...

Leadership Corner

Kepemimpinan Profetik: nabi Daud a.s
Kepemimpinan Profetik: nabi Daud a.s

“Tidakkah kamu perhatikan para pemuka Bani Israil setelah Musa wafat, ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka, “Angkatlah seorang raja untuk kami, niscaya kami berperang di jalan Allah”. Nabi mereka menjawab, “jangan-jangan jika diwajibkan atasmu berperang, kamu tidak akan berperang juga?” Mereka menjawab, “ Mengapa kami tidak
akan berperang di jalan Allah, sedangkan kami telah diusir [...]