Print This Post

Donasi

PPSDMS Nurul Fikri telah mendapatkan legalitas sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berdasarkan Keputusan Ketua Umum BP Amil Zakat Nasional BAZNAS No. 05/UPZ/BAZNAS/III/2006 tentang Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PPSDMS Nurul Fikri tertanggal 20 Maret 2006. Donasi, Infaq, Zakat, dan Shadaqah untuk PPSDMS dapat dilakukan sebagai berikut:

Transfer via Rekening PPSDMS

  • Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Depok No. Rek. 003 005 8574 a.n. PPSDMS NF
  • BNI Syariah No. Rek. 0108 570 945 (Untuk Infaq & Shadaqah) a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri
  • BNI Syariah No. Rek. 0108 850 672 (Untuk Zakat) a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri
  • Bank Muamalat Indonesia (BMI) No. Rek. 307.00098.15 a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri
  • Bank Central Asia (BCA) KCP Depok No. Rek. 421.3020.903 a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri
  • Bank Mandiri Cabang Kelapa Dua No. Rek. 157.0000.279.225 a.n. Yayasan Bina Nurul Fikri

Via ATM BNI

Pembayaran ZIS dapat dilakukan via ATM BNI dengan langkah-langkah:
Masuk ke Menu Utama > Pembayaran >
pilih Zakat atau Infak & Shadaqah > pilih Beasiswa PPSDMS >
Masukkan Nominal Rupiah Pembayaran > Pilih Jenis Rekening >
Konfirmasi > Selesai

Dijemput

Silahkan hubungi Tim Penjemput Dana kami:
021 7888 3828 atau 0856 78 77 037

SMS Infaq PPSDMS

Ketik: ppsdms<spasi>5000
Untuk berinfaq sebesar Rp 5.000,-
Ketik: ppsdms<spasi>10000
Untuk berinfaq sebesar Rp 10.000,-
Kirim ke: 6768
Sementara baru berlaku untuk pelanggan Matrix, Mentari, IM3 dan Flexi

Video PPSDMS

Perpustakaan Keliling PPSDMSMilad 5 PPSDMS 2002-2007

Testimonial

Budi Syaiful Haris
Budi Syaiful Haris
(Alumni Angkatan II Reg.3 Yogyakarta) Kehadiran pembinaan oleh PPSDMS Nurul Fikri telah mengakarkan pola pikir dan keteladanan yang kuat mengenai sikap ikhlas dan komitmen untuk berkontribusi bagi kepentingan yang lebih besar, dibandingkan memikirk...

Leadership Corner

Pelajaran Khaidir untuk Nabi Musa as.
Pelajaran Khaidir untuk Nabi Musa as.

Sapto Waluyo
Masalah kepemimpinan (leadership) lebih besar cakupannya daripada masalah kekuasaan (rulership), sebagaimana pengaruh (influence) lebih luas jangkauannya daripada kekuasaan formal (power). Seorang pemimpin (the leader) tak harus menduduki jabatan tertentu untuk membuktikan kemampuannya dalam mengarahkan (to direct) orang-orang yang berada di bawah pengaruhnya untuk mencapai tujuan bersama. Sementara, seorang penguasa (the ruler) belum tentu mampu [...]